Tuesday, January 30, 2018

Precognitive Dream, Fenomena Mimpi Jadi Kenyataan

   Setiap sedang tidur, orang pasti pernah bermimpi. Beruntunglah kalian yang nggak selalu bermimpi saat sedang tidur, jadi nggak ngrasa capek hehe, cuma fokus sama tidur atau istirahat dan pikirannya nggak kemana-mana. Beda sama aku, setiap tidur pasti bermimpi meskipun tidur sebentar aja pasti mimpi apapun itu kadang cuma 1 episode doang, kadang bisa nyambung dari awal sampai tamat (udah kayak sinetron-_-). Paling seru tuh kalau mimpi lagi petualangan, menyelesaikan suatu misi,
melihat kejadian yang keren hm pokoknya kayak di film-film hehe. Ngomongin lagi soal mimpi, pernah nggak sih diantara kalian yang mimpi pas lagi tidur terus mimpi itu beneran kejadian besoknya atau dalam waktu dekat? Kayak dapet petunjuk gitu, kalau iya? berarti kita sama.
   Aku lupa sih kapan awalnya, yang jelas dari kecil emang udah banyak berimajinasi sebelum pernah nonton film-film fantasi. Pokoknya semakin waktu berjalan sampai ke masa sekolah, bahkan kuliah hingga sekarang udah kerja pun masih sering ngalamin hal kayak gini. Takut? Jelas. Kalau mimpinya bagus, terus kejadian beneran ya seneng banget dong ya misalnya mimpi dapet undian, mimpi jadian sama dia #eh, beda lagi kalau mimpinya buruk.. langsung cemas, panik nggak karuan.
   Pernah waktu itu mimpi dapet beasiswa di kampus meskipun saingannya bejibun dan kemungkinannya kecil banget eh malah terjadi beneran besoknya aku lolos. Temen-temen aku juga beberapa yang aku mimpiin suka aku kasih tau, selama mimpinya positif dan pas udah kukasih tau dan ternyata emang benar-benar kejadian. Terus pernah juga mimpi buruk banget.. ini harusnya nggak boleh diceritain ya 😂😂, dan aku langsung panik banget terus cerita ke keluargaku, kusuruh ati-ati pokoknya berdoa selalu... Ga lama ibu dan adekku ternyata kecelakaan, ibu bilang padahal ibu udah ati-ati banget pas udah kukasih tau huhu. Nah di sini nih takutnya. Tapi kalo mimpiin dia jadi jodohku, tentu saja ingin jadi kenyataan beneran haha-_- #ngarep.
   Awalnya aku nggak percaya sama mimpiku sendiri, ah apa sih?! Mimpi kan cuma bunga tidur doang. Kalau baik ya berarti datang dari Allah, kalau buruk ya dari setan. Jadi gak usah terlalu diambil pusing. Terus suatu ketika aku galau dateng ke sebuah acara atau gak karena ragu.... Eh malemnya mimpi kalo itu acara bener-bener sepi banget. Tapi paginya aku tetep nggak mau langsung percaya sama mimpiku dan tetap datang ke acara itu buat nyoba soalnya yakin pasti rame karena itu event besar kan gak mungkin kalo sepi. Dan setelah datang, ternyata bener-bener zonk banget aku jauh-jauh dateng dan gak ada apa-apanya sepi banget.
   Mulai saat itu aku selalu percaya sama mimpiku sendiri, karena emang selalu kejadian. Bukan semuanya sih, jadi aku bisa ngrasain mana mimpi yang sekedar mimpi atau yang bakal kejadian beneran #seremya pokoknya bisa feeling gitu. Sering juga sih mimpi terus kejadian, pasti kejadian. Ya Alhamdulillah jadi precog dreamer meskipun rada takut tapi yaudahlah anggep aja dikasih petunjuk sama Allah dan pengennya sih aku mimpi yang baik-baik terus. Selalu berharap semoga mimpiku baik-baik semua aamiin.
   Nah istilah mimpi yang menjadi kenyataan atau kejadian itu sendiri disebut dengan Precognitive Dream. Precognitive Dream adalah sebuah mimpi yang memberikan kepada seseorang informasi mengenai apa yang akan terjadi di masa depan.

Pict by: www.awakeningstate.com

  Menurut EW Kellog III.Ph.D., Para pemimpi yang mendapatkan mimpi precognitive ini sering mengatakan bahwa mereka merasakan perasaan yang berbeda ketika mendapatkan mimpi itu dibanding dengan mimpi biasa". Mereka juga akan menjadi sangat terganggu. Banyak juga yang melaporkan perasaan yang sangat nyata setelah terbangun dan bahkan mereka benar-benar percaya bahwa mimpi itu akan segera terjadi.
   Oh iya, seorang pemimpi precognitive atau precog dreamer ini jelas bukan orang gila atau orang aneh ya, melainkan orang yang memiliki emosi yang terkendali dan kreatif. #Jadisedikitbanggawkwk. Seperti yang telah disebutkan dalam blog Enigma bahwa Precognitive Dream umumnya justru dialami oleh orang-orang yang emosinya terkendali, memiliki displin mental, dan kreatif. Sedangkan menurut Wikipedia, Precognitive Dream adalah Persepsi Ekstrasensori yang melibatkan informasi masa depan dimana informasi tersebut tidak dapat disimpulkan dari kondisi (akal, hukum fisika, dan hukum alam) yang terjadi saat ini. Keberadaannya juga dianggap sebagai bentuk lain dari indera tambahan.
   Ada juga yang menyebutkan bahwa fenomena Precognitive Dream diakui sebagai hasil kerja dari indera yang bisa disebut sebagai "Indera Keenam" alias "Sixth Sense". Wow benarkah begitu?
   Sebenernya pengen banget nulis semua mimpiku soalnya banyak cerita seru, bagus, menarik (mungkin) untuk dishare ke kalian tapi aku sendiri masih belum mau untuk bikin jurnal mimpi. Kalau nggak ditulis jelas 90% lupa setelah bangun tidur, meskipun ada beberapa yang teringat jelas.
  Fyi, ternyata Precognitive Dream itu beda lho dengan DeJavu. DeJavu itu misalnya saat kamu ketemu orang baru, terus kamu ngrasa kayak pernah lihat orang itu sebelumnya tapi nggak tau dan nggak ingat kapan, di mana atau siapa orang itu. DeJavu juga misalnya saat kamu pernah merasakan perasaan bahwa semua ini telah terjadi sebelumnya. Beda, nggak seperti precognition, DeJavu itu nggak ada hubungannya dengan visi masa depan.
   Nah itulah sedikit ulasan tentang Precognitive Dream dan suka duka jadi precog dreamer. Diantara kalian ada juga nggak yang ngalamin kayak gini juga? nggak usah takut dan khawatir ya, berdoa aja sama Allah dan semoga selalu positif mimpinya❤.

Source:

3 comments:

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. sama, aku juga ngalamin hal sama kayak gini. Awalnya ga sering, entah kenapa akhir-akhir ini jadi sering banget.. >,<
    cuma ya disyukuri ajalah yaaaa.. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah sering gitu ya.. Semoga mimpinya yang baik-baik deh ;))

      Delete