Sunday, November 19, 2017

Trip murah ke Gili Ketapang Probolinggo

   Ternyata ada Pulau kecil nan indah yang gak jauh dari Surabaya, namanya Pulau Gili Ketapang. Gili Ketapang ini adalah sebuah Pulau yang terletak di Selat Madura tepatnya di sebelah utara kota Probolinggo, Jawa Timur. Bukan Gili Labak yang di Sumenep loh ya :D.
   Sebelum ke cerita trip aku, curhat dulu boleh ya.. Berawal dari keinginan pergi ke pantai, pas cari-cari info di medsos pantai yang bagus ketemulah pantai di Malang selatan. Dari banyak pantai yang bagus di Malang selatan, terpilihlah pantai Pulodoro, Kedung celeng, dan Bantol.
   Terus aku cari rute menuju ke sana ternyata lumayan jauh, menuju ke Malang, terus ke arah Malang selatan pokoknya sekitar 4-5 jam kalo dari rumah aku perbatasan Surabaya-Sidoarjo. Udah gitu, menuju ke sana melewati jalanan yang ga bagus, kurang aman untuk musim hujan seperti ini ditambah lagi menuju ke Pulodoro harus melewati hutan-hutan. Waaa jadi mikir dua kali dan setelah muter otak fix cancel aja ke Pantai di Malangnya huhu next timelah ya.
   Setelah itu aku baca baik-baik tuh peta Surabaya mana yah tempat bagus sekitaran sini yang ga jauh-jauh amat gitu, ada Mojokerto banyak tempat buat ngadem eh tapi kan aku pengennya pantai lagian musim hujan ke daerah gunung kan bahaya juga._. Cari lagi, ketemulah Gresik. Di Gresik ada pantai Delegan tapi kurang menarik menurutku, ada yang bagus di Pulau Bawean tapi kayaknya waktu dan budget ga cocok nih hahaa. Mauku yang deket, murah bisa backpackeran tapi tempatnya bagus *halahmaunya*.
   Lihat peta lagi, ada Pasuruan harusnya ada pantainya nih.. Pas aku cari-cari info, yaah ternyata kurang bagus dan banyak sampah pantainya. Duh mana dong-_- geser ke sebelah kanannya lagi di Peta, ada Probolinggo.. Aku pikir, ga jauh loh malah jauhan Malang dan ternyata di sana ada pantai indah banget di Pulau namanya Gili Ketapang yang menarik perhatianku. Wah Alhamdulillah akhirnya nemu tujuan aku yeey! Haha terus ku cari-cari info tentang Gili Ketapang bagus juga kayaknya (kemana aja baru tau ada tempat bagus yang ga jauh dari Surabaya huhu) dan mumpung libur, berangkatlah aku dan adikku ke Probolinggo. Sebelumnya belum pernah jalan sendiri ke Probolinggo, palingan kalo naik bus mau ke Bali kan lewat ya.. Oke banyakan curcol langsung aja deh cerita gimana serunya ke Gili Ketapang Island :D.
Dari Surabaya ke Probolinggo sekitar 2jam

   Sabtu, 18 November 2017. Niatnya mau berangkat jam 5 pagi tapi apa daya karena ribet nyiapin sarapan, bekal, dan peralatan segala macem jadinya jam 06.30 WIB baru berangkat menuju Probolinggo, tujuan aku adalah ke Pelabuhan Tanjung Tembaga. Oh iya, awalnya aku sempet mau naik kereta aja. Jadi ada kereta untuk menuju Probolinggo namanya KA. Probowangi harga tiketnya Rp29.000,- tapi pagi banget jadwal berangkatnya jam 04.30 WIB sampai Probolinggo jam 06.35 WIB. Buat kalian yang dari Surabaya mau naik kereta bisa tuh nanti sampe stasiun tinggal jalan kaki aja ke arah Pelabuhan ga terlalu jauh. Untuk kereta pulangnya jam 19.02 WIB menuju Surabaya. Setelah kupikir, lebih hemat naik motor Rp22.000,- aja untuk bensin full udah buat berdua sama adek. Kalo naik kereta lebih mahal PP 50rb lebih haha #backpackerkuduhemat.
   Nggak sulit kok untuk menuju ke Gili Ketapang atau Kota Probolinggo, dari Surabaya menuju ke arah Sidoarjo terus setelah melewati Porong yang ada lumpur panas Lapindonya itu lurus aja sampe ke arah Bangil/Pasuruan jangan ke arah Malang ya. Dari Bangil menuju Kabupaten Pasuruan, terus ke Pasuruan Kota, Kabupaten Probolinggo, terus menuju Kota Probolinggo. Sepanjang perjalanan ada papan penunjuk arah yang cukup memudahkan kok. Menurutku kalo kalian mengikuti papan penunjuk arah yang ada di perjalanan kalian ga usah khawatir nyasar. Bahkan sampai menuju ke Pelabuhan Tanjung Tembaga juga ada penunjuk arahnya.
   Pas udah sampai Kota Probolinggo, ada papan penunjuk belok kiri untuk arah pelabuhan dan aku langsung aja menuju Pelabuhan terus dari loket paling depan masuk aja gausah bayar untuk motor dan belok kiri, ke kanan lurus aja pokoknya ikutin jalan sampai nanti kapal-kapal yang siap mengantar kita ada di sebelah kanan jalan, sebelumnya parkir motor dulu Rp3000,-.
   Setelah siap tepat jam 08.30 WIB (Wow itu artinya aku hanya menempuh waktu 2 jam aja Surabaya-Probolinggo, padahal ga ngebut-ngebut amat ya 60-70km/jamlah standar haha Alhamdulillah), lalu diantar bapak parkir menuju kapal terus turun dibantu bapak pengemudi kapalnya. Kapal ini ramai banget sama anak-anak dan ibu-ibu warga Gili Ketapang. Mereka kebanyakan pulang dari belanja. Jadi warga Gili Ketapang ini semua berbelanja kebutuhan sehari-hari di Kota Probolinggo, di Gili Ketapang gak ada pasar apalagi supermarket. Setelah penumpang kapal penuh, selama 30 menit perjalanan kita menuju ke Gili Ketapang. Tiket naik kapal cukup membayar Rp7.000,-/orang dan Alhamdulillahnya rejeki anak sholeh ada sekumpulan bapak-bapak tim marketing salah salah satu perusahaan rokok yang pas banget lagi barengan mau nyebrang ke Gili Ketapang eh malah di bayarin tiket kapal plus es kelapa haha terima kasih pak!
Suasana di pelabuhan

   Fyi guys, jadi trip kali ini aku emang sengaja nggak ikutan paket trip Gili Ketapang ya, biar lebih hemat maklum backpacker wkwk habisnya mau snorkeling juga ga pengen dan ga bisa, makan minum udah bawa sendiri huehe. Buat kalian yang mau snorkeling/keliling tempat wisata di Pulau Gili Ketapang kalian bisa join paket trip mulai 85rb/orang banyak sih fasilitasnya kayak alat perlengkapan snorkeling, makan, tour guide, tiket kapal PP dll banyak kok di instagram yang menyediakan layanan jasa paket trip ke Gili Ketapang.  
View sesampai di Pelabuhan Gili

      Nah, karena aku ga ikut paket trip jadi dituruninnya bukan langsung di bibir pantai pasir putih tapi di pelabuhan tempat kapal-kapal penyeberangan ini bersandar. Jaraknya ya lumayanlah tapi menurutku ga jauh-jauh amat malah seneng banget bisa bisa jalan-jalan di rumah penduduk tapi kalo kalian takut capek bisa naik ojek. Terus di depan gapura selamat datang ada peta Gili Ketapang, beserta peraturan berwisata di sini.
Peta Gili Ketapang

Peraturan wisata di Gili Ketapang

    Selain terkenal sebagai tempat snorkeling dengan ikan nemonya dan view bawah laut yang keren, di Gili Ketapang yang terletak di Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo ini juga terdapat wisata religi, dan goa kucing. Tapi aku ngga kesana karena lumayan jauh dari arah ke pantai pasir putih tujuan aku. Pas cari tau Goa kucing ini selain punya mitos juga merupakan salah satu petilasan dari Sunan Giri.
   Dengan berjalan menyusuri rumah-rumah warga, aku jadi tau gimana masyarakat Gili Ketapang beraktivitas di siang hari. Rumah-rumah warga di sini hanya berdiri kokoh dengan sebagian besar berpagar bambu. Ada pohon-pohon namun tidak ada yang tinggi. Di sepanjang gang-gang jalan yang kulalui banyak terdapat kambing-kambing yang berada di pinggir jalan dan kambingnya beda dari biasanya. Mungkin warga di sini memelihara kambing untuk kemudian dijual ke Kota. Dari sini aku lihat sesuatu hal yang unik. Ada banyak sekali kambing, tapi aku sama sekali gak lihat rumput. Ternyata kambing-kambing di sini nggak makan rumput tetapi makan kertas, kain, plastik-plastik yang berserakan seperti bungkus rokok. Kasian banget kan kambing di Gili Ketapang ini mereka makan sampah.
Suasana kehidupan di Gili Ketapang

Di sepanjang jalan terdapat kambing

Es kelapa di warung dekat pantai

   Ada juga warung-warung toko menjual sembako, juga penjual makanan seperti bakso, rujak, mie, dan bermacam-macam masakan ikan. Warga Gili Ketapang 100% beragama Islam dan mayoritas dari mereka adalah suku Madura yang berprofesi sebagai nelayan. Tentunya, mereka sehari-hari berbicara dengan bahasa Madura tapi dari yang kutemui banyak juga yang bisa Bahasa Indonesia. Wilayah pulau seluas 68 ha ini dikelilingi laut dan ga ada pohon tinggi jadi bener-bener panas banget. Di sini juga termasuk wisata syariah misalnya pas bulan Ramadhan tidak boleh wisata snorkeling, terus pengunjung harus berpakaian sopan dsb. Sempet mampir ke Masjidnya yang bagus, dan bersih untuk istirahat sejenak sekaligus cuci muka dan ke toilet, di masjid ada tulisan dilarang nge-charge HP/kamera.
  Dari situ lanjut jalan menyusuri rumah warga, banyak ibu-ibu di depan rumah mereka dan juga anak-anak kecil bermain. Asik banget kali yah tinggal di sini pas buka jendela langsung nglihat pemandangan air laut hijau kebiruan keren banget masyaAllah, eh tapi takut deng di tengah laut gitu. Sesampainya di lokasi pantai pasir putih waaah bagus banget. Langsung deh siap-siap mau ke pantai, dan panas bangeeet!! Pokoknya sangat disarankan bawa kacamata hitam, topi, pakai sunblock karena bener-bener bisa terbakar kulit kalian kalau enggak (haha lebay tapi beneran panasnya kebangetan bikin gosong). Bawa dari rumah ya guys, di sana ga ada yang jual.
   Pulau yang cantik ini masih termasuk sepi.. buktinya weekend aja ga terlalu banyak pengunjung. Nah buat kalian yang ga mau boros dijajan bisa kayak aku bawa bekal makanan dan minuman sendiri hihi.. Tapi kalo mau beli juga katanya harganya ga mahal-mahal kok standar tempat wisatalah. Sekalian pelaris buat warga sekitar hehe. Pantainya bagusss airnya ijo kebiru-biruan pokoknya jatuh cinta banget aaa buat yang pengen ke Gili Trawangan tapi takut mahal bisa ke sini lebih murah wkwk apalagi trip ala aku udah pasti hemat maklum backpacker huaha-_-.




   Berasa privat island yaiyalah sepi banget terus juga ada beberapa spot foto. Oh iya ini video singkat aku kemarin, check it out/Klik di sini. Pokoknya recommended wisata Gili Ketapang ini... Kemana aja aku baru tau ada pulau indah banget ga jauh dari Surabaya huhuu. Sayangnya masih ditemukan sampah berserakan di sekitar pantai, mungkin karena kurangnya kesadaran masyarakat sekitar akan kebersihan lingkungan pantai.
   Beberapa rombongan pengunjung juga ada yang kayak aku ga ikut paket trip eh ketemu rombongan mbak-mbak kece tapi lupa foto bareng, sama adek-adek dari Pasuruan ini yang ramah banget sampe dimintai tolong jagain tas haha thanks adek-adek...(maklum sudah tua jadi panggil adek aja ya😂).
Sama adek-adek dari Pasuruan

   Waktu sudah menunjukkan jam 13.30 dan lihat langit Probolinggo gelap banget sepertinya sedang hujan.. eh bener, untung sampe Probolinggo hujannya udah reda horeee! Kalian ga perlu ke pelabuhan lagi, tinggal nyegat kapal yang mau balik ke Probolinggo InsyaAllah bapak kapalnya baik mau nyamperin kok hihi... Di sepanjang perjalanan menyebrang pulang ke Probolinggo, jika beruntung kalian akan berjumpa dengan ikan hiu paus di laut sekitar kalian.. Silahkan abadikan momen, ga kayak aku malah takut dimakan hahaa.. Tiket kapal pulang Rp10.000,- begitu sampai Pelabuhan Tanjung Tembaga, ambil motor terus pulang deh.. Perjalanan pulang lebih lama yaitu 3 jam karena macet di Pasuruan. Sangat disarankan menggunakan masker dan kacamata bagi kalian yang menggunakan motor karena asap kendarannya itu loh parah bangeet pokoknya. Alhamdulillah sebelum maghrib udah sampai di rumah.
   Nah itu dia itinerary perjalanan aku ke Gili Ketapang. All in total pengeluaran aku: Bensin 22.000, Tiket kapal 10.000 (yang berangkat dibayarin), Bayar parkir 3.000). Jadi total berangkat sampai pulang Rp35.000,- . Kalo normal ya tetep dibawah Rp50.000,- kok hehe murah kan :D. Sekian cerita aku backpackeran ke Pulau Gili Ketapang, pulau cantik nan indah yang masih belum ramai pengunjung. Jadi, kapan nih kalian agendakan buat kesana? Jangan lupa untuk tetap menjaga kebersihan dan mentaati peraturan yang ada ya.. Happy traveling!

7 comments:

  1. wah murah seru mbak, deket pisan di jawa timur. salam kenal mbak

    ReplyDelete
  2. Kalau pengen tanya tanya tentang lokasinya bisa menghubungi dimana ya kak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai kak boleh email saya ;) / hub.kontak yg ada di blog ini ya terima kasih sudah berkunjung

      Delete