Monday, August 08, 2011

Review Surat Kecil Untuk Tuhan


"Aku ingin seperti bintang sirius, seburuk apapun cuaca di atas sana, tapi dia tetap bersinar terang. Walaupun menurut para Ahli, bayak bintang sirus yang Mati kehabisan energi karna bersinar terlalu terang."

   Mungkin buat kalian semua yang hobby nonton film-film di bioskop, pasti udah gak asing sama judul postingan aku barusan. "Surat Kecil Untuk Tuhan". Film yang memakan waktu pembuatan kurang lebih 1 taun lamanya ini di angkat dari sebuah novel dengan judul yang sama, yang bersumber dari Kisah Nyata dari Gita Sessa Wanda Cantika.

Singkat ceritanya gini...

   Ada seorang anak perempuan berumur 13 tahun bernama Gita Sessa Wanda Cantika (Keke). Dia anak yang cantik, ceria, ramah, pinter, punya sahabat-sahabat yang care sama dia, punya pacar yang sangat tulus sayang sama dia, Keke juga anak dari orang kaya. Hampir perfect lah. But, kita kembali ke pepatah lama. Nobody's is perfect. Dibalik kesempurnaannya barusan, sebuah fakta mengejudkan datang. Keluarga nya retak, nyokap bokapnya cerai. Abang dia yang paling tua suka balap-balapan liar. Dan yang paling menyedihkan, dia terkena penyakit kangker. Kanker ganas Rhabdomyosarcoma (jaringan lunak). Penyakit ini ngancurin wajah cantik Keke, ngehapus senyum manis Keke yang menjadi alasan Andi, Pacarnya menyukai Keke. Tapi Keke beruntung, 6 orang sahabatnya gak ngejauhin dia. Mereka semua malah nyuport Keke buat ngelawan penyakit ini. Andi pun engga berpaling. Andi tetep cinta sama Keke walapun sekarang Keke gak cantik lagi. Mungkin ini yah yang namanya True Love.

   Keke juga sangat beruntung punya seorang bokap yang super. Bokap yang selalu setia ngerawat Keke. Bokap yang selalu setia memperjuangin kehidupan Keke. Bokap yang rela ngelakuin apa aja demi anaknya. Dam bokap yang tidak pernah berhenti berusaha untuk membuat putri kesayangannya kembali kaya dulu lagi. He's super dad.
Perjuangan Keke sama bokapnya selama setaun berjalan sukses. Setelah ngejalanin yang namanya KEMOTRAPI, trapi untuk pengidap kanker, terapi yang bikin rambut pada rontok Keke pun di vonis bebas dari Kangker ganas tersebut. Keke happy lagi, Keke semangat lagi. Keke sama 6 orang temennya pengen tampil ngedance beberapa bulan kedepan. Mereka latian dengan sangat semangat. Walaupun Keke memilih untuk Putus sama Andi tapi semuanya gak mengurangi keceriaan Keke. Pokoknya kehidupan Keke kembali kaya awal lagi.
   Sayangnya, semua gak berlangsung lama. Penyakit itu dateng lagi, lebih parah dan lebih ganas. Sekarang Kemotrapi udah gak mempan lagi. Oprasi pun di jalani. Sekarang kepala Keke botak. Dan kadang kaki nya susah digerakin. Tapi Keke gak marah sama Tuhan, Keke malahan bersyukur di kasih kesempatan sembuh sebelumnya. Keke juga bersyukur bisa punya bokap sebaik Bapa Jody. Keke gak bisa ikut tampil di acara dance temen-temennya. Keke cuma duduk di kursi roda dari ujung panggung sambil sesekali ngedadah-dadahin temen-temennya yg lagi ngedance di atas panggung, sambil nangis tentunya. Ada Andi juga, ternyata Andi itu sayang banget sama Keke. Dia janji bakalan selalu ada buat Keke.
   Umur Keke udah gak lama lagi. Hal terakhir yang dia lakuin adalah ngebuat orang tuanya akur kembali dan dia ikut Ujian Nasional. Walapun dia ujian dengan darah yang kadang menetes dari sela hidungnya, tisu yang penuh darah, kepala yang pusing. Tapi keke berhasil nyelesein UN tesbt. Naas, abis ngerjain UN, Keke jatuh pingsan terus di bawa ke rumah sakit. Keke koma beberapa hari. Andi datang ngejenguk Keke, Andi ngambil boneka perekam suara yang dulu berisi suara pesan andi buat Keke dan kini sebaliknya. . . Andi tau bahwa lambat laun dia sama Keke emang harus pisah. Okay, Keke lulus dengan predikat Ranking 1. Berita baik dan membanggakan buat Ayahnya Dirumah Sakit. Keke sadar, tapi bukan sadar untuk sembuh. Keke ingin mengucapkan 2 kalimat terakhirnya bahasa Isyarat, karna Keke susah ngomong,
" aku pengen Mama dan Papa akur kembali"
"Keke pengen pergi..."

Dan Keke pun menghembuskan nafas terakhirnya di sertai tangisan dari kerbat dekatnya.


------------------------------------------------



Nah guys, Kisah Keke ini sangat amat inspiratif banget. Pesan Keke terhadap dunia berhasil menyadarkan bahwa segala cobaan yang diberikan Tuhan adalah sebuah keharusan yang harus dijalankan dengan rasa syukur dan beriman.
   Pesen singkat aku sih, jangan pernah ngemanjain penyakit. Penyakit itu ada buat di lawan bukan buat di takuti. Penyakit ada buat disembuhkan, bukan buat dipasrahkan. Memang Tuhan yang telah memberikan penyakit kepada kita, dan Tuhan juga yang kelak akan menyembuhkan kita, tapi bukan berati kita musti pasrah dong guys. Aku yakin, kita semua itu adalah anak yang kuat, anak yang tangguh. Mungkin setangguh Keke atau bahkan lebih.. :)
   Film ini membuat aku lebih bersyukur. Alhamdulillah sampai sekarang, Allah masih ngasih nafas ke aku. Masih ngebiarin aku hidup, masih ngebiarin aku bahagia sama nyokap bokap , masih ngijinin aku punya sahabat dan orang-orang yang care sama aku, masih bisa ngerasain di kasihi sama orang dan masih banyak lagi hal yang udah Allah kasih dan biarin sama aku. Dan..masih ngebiarin aku ketawa happy happy bareng temen-temen. Kadang kita gak sadar, disetiap tawa kita ada orang yang nangis di belahan dunia lain. Makanya bersyukurlah.
   Hem..kalau aku udah di panggil kaya Keke, apa aku akan di kenang kaya Keke? Apa cerita hidup aku bisa jadi inspirasi buat orang banyak kaya kisah hidup Keke? Apa bakalan ada banyak orang yang nangisin aku kaya Keke di tangisin sama orang-orang yang sayang sama dia? atau... apa entar ada yang mau dateng ke pemakaman aku? Kalau aku meninggal, gimana perasaan orang-orang yah? Apa sedih? atau bahkan seneng karna berkurang satu orang yang banyak omong kaya aku? Mungkin aku bakalan liat itu semua nanti, saat aku udah gak ada. Mungkin aku bisa liat lewat surga, semoga kita masuk surga yah :)

buat Keke : Thanks yah udah bikin aku dan ribuan orang lainnya lebih bersyukur. Aku yakin banyak orang yang sayang sama kamu sangat merasa kehilangan kamu.


------------------Puisi buatan KEKE----------------

SURAT KECIL UNTUK TUHAN

Tuhan…
Andai aku bisa kembali
Aku tidak ingin ada tangisan di dunia ini.
Tuhan…
Andai aku bisa kembali
Aku berharap tidak ada lagi hal yang sama terjadi padaku,
terjadi pada orang lain.
Tuhan…
Bolehkah aku menulis surat kecil untuk-Mu
Tuhan…
Bolehkah aku memohon satu hal kecil untuk-Mu
Tuhan…
Biarkanlah aku dapat melihat dengan mataku
Untuk memandang langit dan bulan setiap harinya..
Tuhan…
Izinkanlah rambutku kembali tumbuh, agar aku bisa menjadi wanita seutuhnya.
Tuhan…
Bolehkah aku tersenyum lebih lama lagi
Agar aku bisa memberikan kebahagiaan
kepada ayah dan sahabat-sahabatku
Tuhan…
Berikanlah aku kekuatan untuk menjadi dewasa
Agar aku bisa memberikan arti hidup
kepada siapapun yang mengenalku..
Tuhan ..
Surat kecil-ku ini
adalah surat terakhir dalam hidupku
Andai aku bisa kembali…
Ke dunia yang Kau berikan padaku..


Temen2 ayo semangat yah ;) 

No comments:

Post a Comment